[FANFICTION] LOVE IS COMPLICATED, PLEASE DON’T // CHAPTER 3

Please-dont.jpg

Author : Wilhelmina Winnie

Main Cast :

– Kim Joong Won/Yesung

– Kim Gaeul as You

– Park Hae Ri

– Kim Heechul

– Lee Minho

– Kim In-young

– And Another Cast

– Park Hyun Sik

– Kim Young Min

Genre : Action, Romance (maybe)

Rating : 13+

Ost :

Super Junior KRY – Let’s Not

Super Junior – SPY

Seo Young Eun – Can’t Let Go

 

@Cafe

Aku datang sedikit terlambat dari luar sudah kelihatan In-Young dan Heechul oppa sudah duduk menungguku datang, raut wajah mereka terlihat sangat serius

“Annyeong !” sapaku pada mereka

“Kenapa serius sekali ?” tanyaku

“Apa kalian sudah memesan makanannya ?” tambahku tapi mereka hanya terdiam

“Baiklah ini serius, katakan padaku apa yang terjadi ?” tanyaku lagi

“Apa kau masih berniat mencari pembunuh appamu ?” tanya heechul oppa

“Tentu saja .. apa ini ada hubungannya ?”

“Ini pasti akan membahayakanmu kalau kau melanjutkannya” ucap In-Young

“Wae ? kenapa kalian bersikap seperti ini ? apa ada yang salah dengan aku ingin melanjutkannya ?” tanyaku kesal

“Kalau kau ingin tetap melanjutkannya aku akan membantumu..” ucap heechul oppa

“Beritahu aku apa yang ingin kalian katakan ?” gerutuku

“Kim Ha Neul benar yang dikatakan Ahjussi dia istri dari seorang direktur aku dan In-Young sudah mengecek Identitasnya dan anaknya dia memang ada di seoul sekarang di sekolah di..” ucapan Heechul oppa terhenti

“Dimana ?” tanyaku

“Aku akan memastikannya dulu, dan ternyata.. Kim Ha Neul mengenal appamu”

“Ja…jadi.. maksudmu ??”

“Tidak.. belum tentu dia pembunuhnya.. ada yang lebih penting..”
“Apa ? beritahu aku semuanya..”

“Appamu, Kim Ha Neul dan Ahjussi mereka semua saling mengenal”

“Ahjussi…?” tanyaku meyakinkan

“Ne.. mereka bertiga ternyata saling mengenal..”

“Bagaimana kalian bisa tau ?”

“Apa kau tidak tau appamu dan ahjussi bersekolah di tempat yang sama ?”

“Tidak.. aku tidak tau soal itu..”

“Dia.. dia pasti tau siapa pembunuh appa ku..” ucapku lalu bergegas pergi dari sana

“Kau mau kemana ?” tanya In-Young

“Menemui ahjussi” jawabku lalu pergi membawa mobilku

 

Aku menelpon ahjussi untuk bisa menemuinya

“Ahjussi kau ada dimana ?” tanyaku

“Aku ada di dekat sungai Han” jawabnya

“Tunggu aku..” ucapku

 

“Appaaaaaaa !!!!!” teriakkan ku histeris sambil menangis saat melihat appa di tembak oleh seseorang

 

“Appa” rintihku saat sedang menyetir

 

Setelah beberapa lama perjalanan aku sampai

“Disana” ucapku

Ahjussi melambaikan tangannya ke arahku dan aku melakukan hal yang sama

“Ahjussi siapa kau yang sebenarnya ? kenapa kau memilihku dan apa hubungannya antara kau dan Kim Ha Neul dengan appaku ?” pertanyaan itu terus berputar di kepalaku membuatku sedikit pusing

aku menahan air mataku turun sebelum menghampirinya.. angin dari sungai Han menusuk tubuhku dan aku berlari ke arah ahjussi..

 

“Aaah apa yang kau lakukan di sini ?” tanyaku sambil mengatur pernafasanku

“Mengenang masa lalu.. dulu aku sering ke sini bersama sahabatku” jawabnya

“Lalu.. dimana sahabatmu sekarang ?” tanyaku

“Dia sudah tidak ada..”

“Mianhae.. aku tidak tau soal itu..” ucapku

“Gwaenchana..”

“Ah apa yang ingin kau katakan padaku sampai kemari ?” tanya ahjussi..

“Oh itu..”

Rasanya berat mengatakan padanya, dia melihat Sungai Han sambil tersenyum.. bagaimanapun dia selalu memperlakukanku dengan sangat baik

“Bagaimana ? kau sudah menemukan siapa Kim ha Neul ?” tanya ahjussi

“Itu yang ingin aku katakan”jawabku

“Kalau kau ingin bertanya sesuatu katakan saja, aku akan menjawab semua pertanyaanmu bila aku tau” ucapnya seakan dia tau kalau banyak sekali yang ingin aku tanyakan sedari tadi

“Siapa kau sebenarnya ?”

“Aku ?”

“Ne.. kenapa kau bisa mengenal appaku ? dan siapa Kim Ha Neul ?” tanyaku lagi

“Itu.. aku dan appamu memang saling mengenal, appaku adalah tangan kanan Tuan Park dia kakek mu dan aku mengenal appamu sejak kecil, kami sangat dekat kita bahkan satu sekolah..” ujarnya lalu berhenti sejenak

“Kakekmu membiayai sekolahku dia bilang aku satu sekolah dengan appamu karna harus menjaga appamu.. tapi suatu saat, saat kami sudah duduk di bangku SMP dia memberikan pertanyaan aneh padaku”

 

FLASHBACK

 

Author Pov

“Young Min ssi.. apa cita-cita mu ? aku akan membantu mewujudkannya” ucap Hyun Sik

“Aku ingin menjadi penjagamu.. orang yang selalu melindungimu” jawab Yong Min

“Tidak bisa ! kau harus menjadi dirimu sendiri”

“Tapi tuan muda..”

“Jangan panggil aku tuan muda ! panggil aku hyun sik”

“Tapi”

“Bukankah kita sahabat ? kalau kau memang menganggapku sebagai sahabat juga kau harusnya memanggilku hyun sik arraseo ?”

“Iya tuan muda.. maksudku hyun sik-ssi”

 

10 Tahun Kemudian

 “Young Min ah~”

“Ne ?”

“Mulai sekarang jangan mengikutiku lagi.. jadilah dirimu sendiri jaga istri dan anakmu dengan baik”

“Tapi..”

“Bukankah kau ingin menjadi agen rahasia ? jadilah seperti yang kau harapkan”

“Bagaimana bisa aku meninggalkanmu begitu saja ? kau sedang dalam bahaya”

“Lupakan soal itu ! asal anak dan istriku selamat aku rela mati demi mereka”

 

Flashback End

 

Gaeul Pov

“Apa masalahnya ? kenapa appa dalam bahaya ?” tanya ku

“Keluargamu ah tidak, tuan park dan hyun sik adalah seorang hacker mereka melindungi data data pemerintah yang sangat rahasia tapi pembunuh appamu.. mereka ingin mencuri data itu..”

“Mwo ? lalu kenapa harus membunuhnya ?”

“Aku tidak tau.. setelah dia memintaku untuk pergi aku tak dapat menghubunginya sama sekali sampai akhirnya anak buahku memberitahuku kalau dia di bunuh”

“Lalu datanya ? bagaimana datanya ?”

“Datanya selamat, appamu langsung mengirimkan data itu ke pemerintah sebelum dia di bunuh”

“Lalu…ke..kenapa kau memilihku ?”
“Setiap hari aku melihatmu datang ke makan hyun sik.. aku melihatmu menangis.. membuat hatiku sakit jadi..”

“Arraseo..” ucap Gaeul

Perlahan aku meninggalkan ahjussi kim

 

 ***********

“Appa kita mau kemana ?” tanyaku

“Appa harus menemui seseorang yang sangat penting”

“Bukankah kau berjanji untuk mengajakku bermain ?”

“Hmm kita akan bermain setelah appa bertemu dengannya .. arra ?”

“Ne.. 😀 “ jawabku sambil memeluknya

 

***********

“Bersembunyi di sana !”

“Kau mau kemana ?”

“Bersembunyi saja di sana appa akan segera kembali”

Aku mengangguk dan mengikuti perintahnya

Jedeeeer *ceritanya suara pistol*

“APPAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!!!!!!!”

 

 ************

 

“Andweeee !!!!” tangisku setelah sampai di makam appa

“Kenapa kau harus pergi seperti itu !” bentakku sambil menatap makamnya

“Apa kau tau aku begitu menderita karna mu !!” tambahku dengan air mata yang terus berlinang tanpa henti

“Aku akan membunuhnya ! kau dengar ? AKU AKAN MEMBUNUHNYA !!!”

Gaeul Pov End

 

Yesung Pov

“Aku akan membunuhnya ! kau dengar ? AKU AKAN MEMBUNUHNYA !!!” teriak gaeul sambil terus menangis

“Gaeul..” ucapku

Aku pergi ke kantor ahjussi untuk menemuinya

 

@Kantor

“Ahjussi”

“Kau.. ada ?“ tanya ahjussi

“Hmm ada yang ingin aku bicarakan” jawabku

“Silahkan duduk” ujarnya

“Kenapa ? ada sesuatu terjadi pada gaeul ?”

“Itu.. ini benar tentang gaeul”

“Kenapa dengannya ?”

“Ijinkan aku ..” ucapku sambil berlutut di depannya

“Ijinkan aku mengetahui apa yang kau tugaskan pada gaeul” lanjutku

“Bukankah sudah ku katakan padamu ! kau hanya perlu melindunginya saja !” bentaknya

“Tidak, aku tidak bisa melinduginya kalau aku tak tau apa yang terjadi”

“Katakan padaku apa yang terjadi pada gaeul ?”

“Aku.. aku menemukannya berteriak di sebuah makam”

“Aah dia masih melakukannya” ucapnya

“Pergilah..” tambahnya

“Ahjussi aku mohon beritahu aku aa yang terjadi..”

“Kenapa kau ingin melakukannya ? kau mencintainya ? aah benar kau sudah mengatakannya saat itu..”

 

Fash Back

 

“Kau.. siapa kau ? apa yang kau lakukan disni ?” tanya seorang ahjussi padaku

“Aku yesung apa tempat ini membutuhkan orang untuk bekerja ?”

“Mwo ? kau fikir ini kantor bi..” jawabnya terhenti

“Wae ?” tanyaku

“Kenapa kau ingin bekerja disini ?”

“Ada seseorang di dalam disana”

“Nuguya ?”

“Park Hae Ri” jawabku

“Hae Ri ? kau menyukainya sampai mengejarnya ke sini ?”

“aah.. ne..”

“Haaah anak muda jaman sekarang..”

“Wae ? apa kau tak pernah mengalami seperti ini ?”

“Apa yang akan kau lakukan saat di dalam sana ?” tanya ahjussi

“Aku akan melindunginya”

“Haaah baiklah.. aku akan membiarkamu masuk”

“Jinjja ?? aah ahjussi jeongmal gomawo !!!”

“Tapi ingat ! turuti semua perintahku arra ?”

“Arraseoyo”

 

Flash back End

 

“Benar.. aku mencintainya.. aku mencintainya !!! akan ku lakukan apapun untuk melindnginya !!” ucapku

BUUUUKKKK satu pukulan ahjussi padaku

“Bukankah sudah ku katakan padamu kau hanya boleh melindunginya saja ???” amuknya

“Berapa kali pun kau memukulku aku akan tetap memohon seperti ini” ujarku

Yesung Pov End

 

Authour Pov

“Berapa kali pun kau memukulku aku akan tetap memohon seperti ini” ujar Yesung yang masih terduduk di bawah lantai (?)

Ahjussi kim mengambil tongkatnya

“Mari kita lihat seberapa besar nyalimu”

Pukulan demi pukulan ahjussi lakukan pada yesung, tapi yesung hanya diam menerimanya sampai yesung terjatuh dan darah terus mengalir dari tubuhnya

TREEEEENG (?) ahjussi melemparkan tongkatnya

“Bersihkan dirimu” ucap ahjussi lalu keluar dari ruangannya

 

 

 

 ===== TBC =====

 

 

 

Preview Part 4

 “Itu makam appanya”

“Ada baiknya kau menjadi kekasihnya ini saranku”

“Cho.. Kyu.. Hyun..”

“Dia anak Kim Ha Neul !!”

[FANFICTION] THIS TIME IS OVER ? MOLLA // CHAPTER 5 – Last Chapter

Part 1 Part 2 Part 3 Part 4

this time is over

Author : Wilhelmina Winnie (Kim In-Young) as Kim HaeMin

Main Cast :
– Kim Hae-Min
– Lee Sandeul
– And Another cast

Genre : Romantic (maybe)

This is the last part sequel of Only One 😀
for those who not yet read Only one you can klik this link here

This Time Is Over ? Molla.. last part
don’t be silent readers guys 🙂

[Preview part 4]

“bagiku tak ada alasan untuk mencintai seseorang, kalau kau mencintai seseorag karna dia cantik apa kecantikan itu abadi ? tidak bukan ? begitu juga denganmu, aku mencintaimu dengan apa yang ada padamu, caramu memperlakukanku, saat orang lain seperti seorang idola, kau meneriaku .. kau ingat saat awal pertemuan kita ? aku bahkan masih merasakan detakan jantung saat pertama kali aku bertemu denganmu.. kau bilang kau bukan yeoja idaman seorang namja, hanya namja bodoh yang berfikir seperti itu..“ tambahku panjang lebar

“bagaimana denganmu ?“ tanyaku

“aku.. aku tak mencintaimu“ jawabnya mebuatku kesal

Part 5 – LAST PART

“aku.. aku tak mencintaimu“ jawabnya mebuatku kesal

“mwo ?? bagaimana mungkin ? kita sudah satu tahun bersama ! apa kau benar2 membenciku sampai bersikap seperti itu ?“ tanyanku menggurutu

“tidak, tapi aku memang tak pernah mencintaimu“

“jangan bohong !!“ bentakku

“baiklah, aku takkan berbohong, aku memang pernah mencintaimu tapi perasaan itu hilang begitu saja..“

“aku akan membuatmu kembali mencintaiku lagi.. bagaimanapun caranya ..kau dengar ?“ tanyanya lalu kembali memeluknya

Hari ini HaeMin keluar dari rumah sakit, karna aku ada schedule jadi aku meminta noona manager yang mengantarkannya pulang

“noona, kau harus mengantarkannya ke rumah sampai dia masuk kamar ne ?“ pinta ku

“kau fikir aku ini anak kecil ?“ tanyanya kesal Continue reading

[FANFICTION] LOVE IS COMPLICATED, PLEASE DON’T // CHAPTER 2

Please don't

Author : Wilhelmina Winnie

Main Cast :

– Kim Joong Won/Yesung

– Kim Gaeul as You

– Park Hae Ri

– Kim Heechul

– Lee Minho

– Kim In-young

And Another Cast

– Park Hyun Sik

– Kim Young Min

Genre : Action, Romance (maybe)

Rating : 13+

Ost :

Super Junior KRY – Let’s Not

Super Junior – SPY

Seo Young Eun – Can’t Let Go

===========

“mulai hari ini ada rekan baru di tempat kita” ujar ahjussi

Jreeeng Jreeng Jreeeng

“Kau…” tanyaku kaget melihat sosok namja yang pernah mengikutiku ke tempat ini

“Kau..” tambah namja itu dengan tatapan kaget

“kalian sudah saling kenal ?” tanya ahjussi di tengah kebingunganku

“dia ….” Jawab In-Young yang langsung aku tutup mulutnya dengan tanganku

“ne, kita saling kenal” jawab namja itu

“huuuuuft” aku hanya menarik nafas tak percaya apa yang dikatakannya barusan

“kenal sejak kapan.. Aku bahkan tak tau namanya atau asal usul anak itu”gerutuku dalam hati

“Gaeul..” Panggil Ahjussi membuyarkan lamunanku

“ne ?” tanyaku

“Mulai hari ini Yesung akan membantumu dalam penyelidikan, termasuk penyelidikan sekarang yang sedang kau kerjakan”

“mwoo..?” tanyaku tak terima

“wae ? aku bosan melihat kau selalu memilih Heechul atau In-Young yang menjadi rekan mu..”

“Andweee !!! aku tak terima .. mana bisa Manager seperti ku harus bekerjasama dengan orang baru seperti dia apalagi tak berpengalaman .. assshh jinjja..” gerutuku tak terima

“aaakkkss kau ini ! kau memang manager disini justru itu kau harus membantunya lagi pula aku memintamu begini bukan tanpa alasan”

“yaaak wae ?? kenapa harus aku ? kenapa bukan tim lainnya saja ?”

“eeksss apa kau mau semua orang2 ku memberhentikan penyelidikan ?” gertaknya

“aaaaah ya ya ya aku akan menerimanya sebagai bawahanku” jawabku sedikit kesal

“YAAAAAK” teriak ahjussi

“ya ya aku menerimanya sebagai teman satu tim ku .. kau dengar ?”

“begitu lebih baik..” ucap ahjussi senang

“ahhhss jinjja..” kesalku

Aku kembali keruanganku dengan lesu tak bersemangat dan saat aku hendak menutup pintu ruanganku

“apa yang kau lakukan disini ?” tanyaku dengan nada kesal

“aku kan teman satu tim mu” jawabnya datar

“walaupun kau teman satu tim ku bukan berarti kau harus mengikutiku seperti ini..” ucapku dengan membentak

“wae ? lagi pula aku tak tau dimana ruanganku” jawabnya

“di sebelah minho ada meja kosong kau pakai saja itu”

“lalu, apa yang harus aku kerjakan ?”

“tidak ada..” jawabku menaikkan nada suaraku

“aaah ingat besok kau ikut ke Busan denganku pukul 8 telat sedikit aku tinggal arraseo ?” tambahku lalu menutup pintu ruanganku

Hae Ri Pov End

Yesung Pov
“jamkkanman” seruku pada teman yeoja itu
“kau..” tanyanya bingung
“ada apa memanggilku..?” tambahnya
“aku yesung” jawabku
“aku tak menanyakan namamu” ucapnya membuatku malu
“aaah apa kau kenal minho ? yeoja tadi menyuruhku untuk memakai meja kosong di sebelahnya”
“yeoja tadi ? tak sopan kau berbicara seperti itu !” gerutunya
“lalu ? aku tak tau namanya” tanyaku
“Kim Gaeul, panggil dia manager untuk orang baru seperti mu” jawabnya pedas
“dan minho dia di sebelah sana yang memakai baju putih” tambahnya lalu pergi begitu saja
“apa karna dia temannya jadi sifatnya pun sama ?? aneh sekali..” batinku
“apa kau yang bernama minho ?” tanyaku pada orang itu

“ne..” jawabnya

“boleh aku memakai meja ini ? manager memintaku untuk duduk disini”

“hmm. Silahkan..”

“ahya, kau bukannya teman satu tim Gaeul ?” tanyanya

“benar, aku teman satu timnya..” jawabku

“hmm.. apa kau tau, apa yang sedang dia kerjakan ? maksudku kasus yang dia sedang kerjakan ? aku ingin sekali membantunya”

“molla, aku tidak tau soal itu..”

“bagaimana bisa ?”

“yaaaak apa yang kau lakukan ?” gerutu seseorang mengagetkan kami berdua

“ahh manager..” ucapku

“kau jangan lupa untuk besok .. jangan sampai terlambat arra ?”

“ne..” jawabku

“dan kau ! bukankah sudah ku bilang aku akan meminta bantuanmu nanti”

“baiklah..” jawab minho sedikit kesal

Esoknya

KRIIIIIIIIIIING KRIIIIIIIIIIING

“aaaah jam berapa ini ?” tanyaku aku mencoba membuka kedua mataku yang masih ingin menutup

“baru jam 8” ucapku

“MWOYAAAAA ???? JAM 8 ???” teriakku

Segera aku bersiap untuk pergi menemui manager

Yesung Pov End

Gaeul pov
“Aaah mana dia ?” Gerutuku menunggunya tak juga datang
“In-young, kalau kau bertemu dengan namja itu beritahu dia aku sudah pergi” ujarku
“Kau pergi sekarang ?” Tanyanya
“Ne, aku tak mau menunggunya lagi” jawabku sedikit kesal
“Semua barang2 mu sudah di masukkan ke dalam mobil.. Kau akan menginap disana ?”
“Molla..” Jawabku lalu menyalakan mobilku
“Hati2” teriaknya
Gaeul Pov End

Authour Pov
Tak lama setelah kepergian Gaeul, Yesung tiba di kantor
“Dimana Gaeul ?” Tanyanya kebingungan
Akhirnya dia hendak menemui gaeul di ruangannya tok tok tok belum ada suara yang menyuruhnya masuk
Tok tok tok
“Siapa yang kau cari ?” Tanya seseorang membuat yesung terkejut
“Aah kau benar2 membuatku terkejut” jawab yesung sambil mengelus dadanya
“Kenapa kau melihatku seperti itu ?” Tanya yesung sedikit aneh dengan tatapan in-young yang seperti menyeringainya
“Aku bertanya siapa yang kau cari kenapa kau bertanya seperti itu ?” Ucap in-young sedikit menaikkan nada suaranya
“Gaeul.. Apa kau lihat dimana dia ?” Tanya yesung
“Manager” jawab in-young
“Benar maksudku manager”
“Tidak ada dia sudah pergi.. Kau terlambat” jawab in-young
“Aaassh jinjja” gerutu yesung mengutuki ulahnya
“Aku harus mengejarnya..” Ucap yesung lalu pergi

@Busan
Tok tok tok
“Siapa itu ? Aku tak memesan apapun” tanya Gaeul kebingungan .. Akhirnya gaeul membuka pintunya dan
“Kau !!!” Gerutu Gaeul
“Siapa yang memberitahumu aku disini ?” Tanya gaeul sambil meneguk air minumnya
“Ahjussi Kim”
“Aaah tentu saja dia” ucapku
“Siang ini kita ke pantai haeundae” tambah gaeul

“ne..” jawab yesung

Gaeul pun browsing mencari letak dimana pantai haeundae berada

“apa yang kau lakukan ?” tanya yesung penasaran

“aku sedang mencari letak pantai haeundae” jawab Gaeul singkat

“hmm.. aku tau itu dimana” ucap yesung santai

“jinjja ??” tanya gaeul

“ne.. wae ?”

“kita berangkat sekarang..” ujar Gaeul langsung mempersianpkan barang2 nya

Author Pov End

Gaeul Pov

“siapa namamu ?” tanyaku sambil menyetir

“Yesung” jawabnya

“hmm bukankah kau bilang namamu Kim Joong Won ?”

“aaaahh.. kau boleh memanggil ku keduanya”

“panggil aku Gaeul saat bekerja dan panggil aku Hae Ri saat di sekolah arra ?”

“wae ?”

“turuti saja” jawabku ketus

“saat sampai disana apa yang kita lakukan ?”

“tanya pada beberapa orang apa mereka mengenal Kim Ha Neul”

“arraseo..”

Setelah sampai di sana kami pun langsung berpencar

“apa kau pernah melihat dia ?”tanyaku sambil menunjuk foto Kim Ha Neul pada pengunjung disana

“tidak” jawabnya

“kau, apa kau pernah melihatnya ?”tanyaku

“rasanya pernah”

“benar, dia sering kemari” tambah temannya

“apa kau mengenalnya ?” tanyaku

“tidak..”

“ahh baiklah kamsahamnida..”

“annyeong apa kau pernah lihat atau mengenal orang di foto ini ?” tanyaku pada 3 orang itu

“aaaahhh…” jawab seorang di antaranya seperti tau persis siapa orang di foto ini

“tidak.. kami tidak mengenalnya” jawab yang lain

“benar kami tidak mengenalnya” jawab orang pertama tadi

“baiklah kamsahamnida” ucapku

“aku curiga mereka mengenalnya” gumamku dengan perlahan berjalan meninggalkan mereka

“itukan Kim Ha Neul” ucap salah satu dari mereka

“yaaak bisakah kau menjaga mulutmu itu ? untung saja orang tadi tidak bertanya lagi”

“tapi benarkan dia Kim Ha Neul yang sekolah bersama kita di Hannyoung High School ?” tanya temannya

“yaaaak !!”

“Hannyeong High School ?” tanyaku dalam hati

Segera aku menemui yesung yang sedang bersantai dekat pantai

“apa yang kau lakukan ?” gerutuku

“aku..” belum selesai dia berbicara aku langsung memotongnya

“ayo kita pulang” ucapku

“aku pergi ke hotel untuk check out kau pergi ke bandara dan beli tiket ke seoul” tambahku

“tidak bisakah kita sedikit lama di sini ? sebentar lagi sunset”

“kau ikut atau tidak ?” tanya Gaeul menatap tajam yesung

“yak aku ikut” jawabnya

Author Pov

@Seoul

Akhirnya setelah melakukan pencarian di busan esoknya Gaeul langsung masuk ke kantor pagi2 sekali

“ah.. pasti gaeul senang sekali melihatmu oppa..” ucap In-Young

“benarkah ?” tanya heechul dengan tersenyum simpul

“itu dia..” tambah In-young yang langsung membuat heechul menatap kearah pintu masuk

“Gaeul-ssi !!” teriak Heechul membahana

“oppa !!!” teriak Gaeul lalu berlari memeluk Heechul

“haaa oppa jeongmal bogoshipo~” ucap gaeul manja

“nado~” jawab heechul sambil mncubit kedua pipi gaeul

“yaaa appo..” gerutu gaeul

“ah ! itu siapa ?” tanya heechul sambil menatap yesung di ujung sana

“hmm itu yesung dia teman rekan kerjaku yang baru” jawab gaeul

“ohya tugas apa yang membuatmu pergi ke busan ?”

“ah itu. Aku akan menceritakannya nanti.. oppa aku lapar~”

“sepertinya tugasnya menarik.. kajja” ucap heechul lalu pergi bersama gaeul

“yaaak apa2 an itu ?” gerutu yesung melihat gaeul dan heechul

“aah mereka berdua.. aku semakin yakin mereka sepasang kekasih” ujar minho

“mwo ?” tanya yesung

“yang benar mereka ??” tambahnya

“wae ?” kenapa kau penasaran sekali ?” tanya minho

“anio, kenapa kau bisa mengataan hal itu ?”

“aaah bagaimana tidak Gaeul hanya bersikap baik pada In-Young dan Heechul hyung, apalagi heechul hyung apa kau tidak lihat dia bersikap manis sekali.. aaah dia bahkan tak pernah menunjukkannya pada orang lain” ujar Minho

Author Pov End

Gaeul Pov

“aaaaaa machita !!!” ujarku sambil melahap makanan di depanku

“kau ini.. jangan lakukan itu ! kau seperti tak pernah makan saja” ucap heechul oppa

“aah busan benar2 membunuhku aku bahkan tak makan seharian kemarin.. aku fikir aku akan mati” jawabku Satu pukulan mengenai kepalaku

“yaaa appo !!!” gerutuku

“yaaak bukankah sudah kubilang jaga pola makanmu selama aku tak ada ?”

“aah oppa.. kau cerewet sekali !” kesalku

“lalu tugas apa yang di berikan ahjussi ?”

“ah dia memintaku untuk mencari seorang yang bernama Kim Ha Neul”

“Kim Ha Neul ?”

“ne, dia bilang dia istri dari seorang Direktur dan anaknya bersekolah di salah satu Universitas.. yang katanya masih belum di ketahui”

“lalu ?”

“aku dan In-Young sempat ke Busan dan kami menemukan sebuah petunjuk yaitu di patai haeundae disana aku bertemu dengan 3 orang wanita yang kurasa sangat mengenal Ha Neul mereka memang tak memberitahu mereka kenal dengan Ha Neul tapi dari pembicaraan mereka, mereka mengatakan tentang Hannyoung High School, aku sudah meminta In-Young untuk mencari tau tentang sekolah itu tanpa sepengethuan ahjussi” ujarku panjang lebar

“DAEBAK ! tak salah ahjussi mengangkatmu sebagai manager kita” ucapnya sambil mengacak2 rambutku

“isssh oppa” gerutuku

“wae ?” tanyaku melihat ekspresi mukanya yang berubah

“tak seperti biasanya ahjussi memintamu langsung untuk mencari orang seperti ini, biasanya dia mengijinkanmu untuk aku dan In-Young yang melakukannya sendiri dan kau hanya memeriksa kerja kami bukan ?”

“kau benar, lalu ?”

“apa kau tak merasa ada yang ahjussi sembunyikan dari semua ini ?”

“tapi.. ahjussi tidak mengijinkan ku memilihmu dan In-Young karna dia bilang bosan melihat aku selalu bekerja dengan kalian.”

“tidak itu bukan alasannya..”

“oppa.. apa sebenarnya yang ada di kepalamu itu ? kau membuatku penasaran..”

“hehe.. Hae Ri ah~ aku akan membantumu dalam penyelidikan ini..”

“panggil aku Gaeul !”

“aah aku tak mau ! :p”

“kau ini..” kesalku

Esoknya

Kkriiiing suara telfonku berbunyi

“yeoboseyo ?” sapaku yang masih mengantuk

“Hae Ri ah~” ucapnya

“ah ternyata kau oppa.. apa kau tidak tau aku sedang tidur ?” gerutuku kesal

“kalau begitu cepat bangun, kau dan In-Young temui aku di café biasa”

“arraseo..” jawabku lalu bangun dan bergegas pergi

@Cafe

Aku datang sedikit terlambat dari luar sudah kelihatan In-Young dan Heechul oppa sudah duduk menungguku datang raut wajah mereka terlihat sangat serius

“annyeong !” sapaku pada mereka

“kenapa serius sekali ?” tambahku

“Hae Ri ah~ ternyata Kim Ha Neul mengenal appa mu” ucap heechul oppa

“apa ???”

===== TBC =====

Preview Part 3

“apa cita-cita mu ? aku akan membantu mewujudkannya”

“aku ingin menjadi penjagamu.. orang yang selalu melindungimu”

“kenapa kau memilihku ?” tanya Hae Ri

“aku mencintainya !!! akan ku lakukan apapun untuk melindnginya !!”

[FANFICTION] THIS TIME IS OVER ? MOLLA // CHAPTER 3

523497_3653808233058_338039015_n

siapa yang udah pernah baca ff Only Learn Bad Things sama Only One ?

yeap ini dia sequelnya.. sequel yang mungkin terakhir atau maybe bakal ada lanjutannya lagi o.o?

so don’t miss it !!

Don’t be silent readers guys =)

Author : Wilhelmina Winnie (Kim In-Young) as Kim HaeMin

Main Cast :

– Kim Hae-Min

– Lee Sandeul

– And Another cast

Genre : Romantic (maybe)

[preview chap 2]

21.00PM KST

Aku terbangun dari tidurku ada suara bsik2 di kamar sebelah sepertinya eomma dan appa sudah pulang, aku melangkahkan kakiku menuju dapur untuk mengambil segelas air

“HaeMin” terdengar suara sepintas di telingaku

“apa mereka mebicarakanku ?” tanyaku dalam hati dan mencoba mendengarkan apa yang mereka bicarakan

CHAPTER 3

“kau dengar apa kami katakan tadi ? kami berenacana untuk segera menikahkan HaeMin dengan James”

“kau harus mengatakannya dulu pada HaeMin” jawab eomma

“aku akan mengatakanya tapi mau tidak mau dia harus melakukannya”

“kau yakin dia akan melakukannya ? dia masih memiliki sandeul”

“bocah itu, aku yakin dia tak seserius itu denga HaeMin, lagi pula apa kau ingat dulu dia selalu bilang ingin menjadi kekasih dari luar negri ?”

“itu sudah lama terjadi, selama ini yang ku lihat saat dia bersama sandeul dia terlihat sangat bahagia”

“kau fikir dia akan sangat bahagia dengan hubungan seperti itu ? mengatakan pada semua orang kalau dia sudah putus tapi sebenarnya tidak ?”

“apa kau fikir dia akan bahagia dengan james ?”

“tentu saja” jawab appa yakin

“besok aku akan mengatakannya pada HaeMin kalau bisa minggu depan juga mereka kita nikahkan”

“satu hal lagi, kau harus selalu ingat untuk memeriksa pesan masuk dari sandeul atau mereject telfon darinya sebelum HaeMin membacanya“ tambah appa

“jadiiiii, appa yang melakukan semua ini ?“ tanyaku kecewa atas perlakuannya

Aku pergi masuk ke kamar dan menekan nomor yang sangat aku hafal

“yeoboseo ?” tanyanya

“bawa aku pergi” ujarku lirih

“mwo ?” tanyanya dengan nada bingung

“wae ?” tanyaku sedikit menggerutu

“aniaa, aku hanya..”

“Wae ? kau tidak bisa ?” tanyaku memperjelas

“kau sedang sibuk dengan pekerjaanmu ?” tambahku

“kalau begitu kita akhiri saja semua sekarang” ucapku mengakhiri pembicaraan

Aku membuka Sim Card ku dan melemparkannya ke sembarang tempat

HaeMin Pov End

 

Sandeul Pov

Aku melangkah menuju tempat fansiging sebelum di mulai

KRIIIIIIIIIIING *ceritanya suara hp*

“yeoboseo ?” tanyaku

“bawa aku pergi” jawabnya dengan sedih

“mwo ? tanyaku bingung

“wae ?” tanyanya sedikit kesal

“aniaa aku hanya..”

“wae ? kau tidak bisa ?” tanyanya lagi

“kau sedang sibuk dengan pekerjaanmu ?” tambahnya

Baru saja aku akan menjelaskan tapi..

“kalau begitu kita akhiri saja semuanya sekarang” tambahnya lagi

“MWOYA ???” teriakku kaget tapi telfonnya sudah putus

“wae ?” Tanya noona

“haemin menelfonku dia memintaku untuk membawanya pergi, baru saja aku akan menjelaskan aku sedang fansigning tp dia bilang kita putus saja” jelasku

Lalu mencoba menghubunginya lagi tapi dia tak mengaktifkan telfonnya

“assshh jinjja”

“apa kau tak bisa menghubunginya ?”

“handphonenya tak aktif” jawabku

“sebaiknya kau cepat bersiap aku yang akan menghubunginya” ujar noona lalu aku segera pergi

3 hari ini aku tetap menghubunginya tapi tetap handphonenya tak aktif

“YAAAAK KIM HAE MIN, kau benar2 membuatku gila !!” teriakku membuat semua orang kaget termasuk para member

“apa kau masih sulit menghubunginya ?” Tanya jinyoung hyung

“ne” jawabku lemah

“kenapa kau tak coba ke rumahnya” usul cnu hyung

“aaah bahkan aku tak memikirkan hal itu, tapi apa tak apa2 ?” tanyaku

“mungkin dia sedang butuh waktu untuk sendiri” ujar baro

“hyung, apa kau melakukan kesalahan padanya ?” Tanya gongchan

“anio” jawabku sambil berfikir

“kau yakin ?” Tanya jinyoung hyung mempertegas

“kemarin terakhir dia telfon, dia hanya bilang ‘bawa aku pergi’ tapi aku tidak bisa melakukannya, saat itu kita akan melaksanakan fansigning, apa dia sangat marah karna hal itu ?”

“sebaiknya kau menemuinya” ujar baro

“benar, sebaiknya kau menemuinya dan katakan apa yang terjadi” tambah cnu hyung

Akhirnya aku pergi ke rumah HaeMin, di temani oleh hyung manager

Sesampainya disana..

“ajhussi lama tak bertemu”

“aah ternyata kau yang datang, ada apa kemari ?” tanyanya acuh

“aku ingin menemui HaeMin” jawabku

“untuk apa kau menemui anakku lagi ? dia sudah menikah !”

“mwo ? menikah ?” tanyaku kaget

“ya dia sudah menikah dengan seseorang yang jauh lebih baik darimu, lebih baik kau pergi dari sini dan jangan temui dia lagi arraseo ?” jawabnya lalu menutup pintu rumahnya

Aku terdiam lalu memikirkan lagi apa yang ajhussi katakan

“menikah ? tak mungkin dia bahkan tak pernah mengatakan ini padaku”

“tapi, apa ini alasan kenapa dia tak menghubungiku lagi ?”

“apa ini alasan kenapa dia bilang ‘bawa aku pergi’ ?

Ost : Kim Dong Ryul – Old Song (dengerin aja yah lagunya xD)

Sandeul POV End

 

HaeMin Pov

Esok paginya setelah kejadian itu

“HaeMin ah~” sapa appa

“ne ?” tanyaku acuh

“ada yang ingin aku bicarakan”

“apa ?” tanyaku

“duduklah dulu” ujarnya lalu aku duduk

“aku sudah membicarakan ini dengan orangtua james, mereka sudah setuju untuk menikahkan kalian”

“lakukan apa yang kau mau”

“apa ?” tanyanya

“bukankah kau akan menikahkan aku dengannya ?”

“kau tidak keberatan ?”

“apa kalau aku menolaknya kau akan menurutiku ?” tanyaku balik dengan tatapan datar

“baiklah minggu depan kita akan …“

“terserah kau saja” potongku lalu pergi

==

“HaeRa ah~” sapaku

“HaeMin..”

“minggu depan kau harus datang ke pernikahanku arra ?”

“mwoo ? kau akan menikah dengan sandeul ? bagaimana bisa ?” tanyanya bingung

“ania, aku tidak menikah dengannya aku menikah dengan namja lain”

“katakan padaku apa kalian sedang dalam masalah ?”

“tidak, kami tidak memiliki masalah”

“lalu ?”

“seharusnya kau bertanya padanya, bukan padaku” jawabku kesal lalu pergi

“haemin.. Haemin..” panggilnya tapi aku tak menoleh

HaeMin Pov End

 

Author Pov

Hari2 berlalu, hari ini tepat dimana HaeMin akan menikah dengan namja lain namja yang bukan dia cintai, benarkah ? bahkan HaeMin tak mempedulikan namja itu

Dia bahkan tak tau apa ini hanya kemarahan sesaat atau apa..?

HaeRa yang seharusnya sekarang menemani HaeMin dia pergi ke dorm B1A4

HaeRa : *menekan bel dorm B1A4*

“HaeRa.. ?” tanya CNU kaget melihatnya

“dimana sandeul oppa ?” tanya HaeRa cemas dan terburu2

“dia sedang di ruang latihan, beberapa hari ini dia terlihat sangat murung apa yang terjadi ?” tanya CNU

Tanpa menjawab pertanyaan CNU, HaeRa menerobos masuk ke dorm dan masuk ke ruang latihan dia mendengar suara Sandeul sedang bernyanyi

“HaeRa ? apa yang kau lakukan disini ?” tanya sandeul yang sadar seseorang masuk lalu melanjutkan bermain piano

“mwo ? seharusnya aku yang tanya, apa yang kau lakukan disini ? bernyanyi seperti itu dan membiarkan yeojamu menikah dengan namja lain ?” bentak HaeRa

“dia sudah menikah, apa kau sedang bermimpi untuk mengembalikan semuanya” jawab sandeul sambil berdiri dari tempat duduknya

“kau bodoh atau apa huh? DIA BARU AKAN MENIKAH 30 MENIT LAGI“ bentak HaeRa

Seketika sandeul tersadar

“apa kau tak bohong ?” tanya sandeul

“apa kau fikir aku berbohong ?” tanya HaeRa ketus

“terserah kau saja ! temui dia di taman kesukaannya kalau kau mau menghentikannya” ujar Hae Ra lalu pergi

Auhor Pov End

 

Sandeul Pov

“hyung menurutmu apa dia tak berbohong ?” tanyaku masih bingung

“apa kau masih mencintainya ?” tanya cnu hyung

“ne” jawabku lemah

“jawab yang jelas” bentaknya

“ne aku masih mencintainya”

“siapkan dirimu sebelum kita terlambat kesana” ujarnya

Aku lalu bersiap dan segera pergi kesana

Sandeul POV End

 

HaeMin POV

“eomma, apa HaeRa belum datang juga ?” tanyaku

“HaeMin ah~” seru seseorang

“HaeRa, kau kemana saja ? kenapa bisa terlambat seperti ini ?”

“aku menemui seseorang dulu” jawabnya

“aah ajhumma.. bisakah kau tinggalkan kami sebentar ?” pinta HaeRa

“ada apa ?” tanyaku

“aniaaa, ada yang ingin aku bicarakan padamu”

“baiklah, HaeMin 20 menit lagi acaranya akan di mulai jangan terlalu lama arra ?”

“ne” jawabku ketus

Akhirnya eoma keluar dan HaeRa mulai bicara

“HaeMin ah~ apa kau yakin akan menikahi namja bule itu ?”

“kenapa kau bertanya seperti itu ?”

“aniaaa bagaimana dengan sandeul ?”

“jangan sebut nama dia lagi !” kesalku

“wae ? apa karna dia tetap diam seperti itu jadi kau membencinya ?”

“biasakah kau menghentikannya ?” bentakku

“apa kau tau ? tadi aku ke dorm B1A4 dia terlihat sangat gila, bahkan aku rasa dia sudah gila dia hanya diam di depan pianonya dan terus menyanyikan lagu kesukaanmu sama sepertimu yang hanya diam di dalam kamar”

“Hentikan !” bentakku lagi

“kau fikir kau terlihat tegar, bahkan aku melihat jiwamu menangisinya apa kau tidak khawatir pada nya ? ah tidak apa kau tidak khawatir pada jiwa kalian ?” bentaknya padakau

“apa kau Fikir dengan aku khawatir padanya semuanya akan kembali seperti dulu ?” tanyaku yang kini meneteskan air mata

“apa kau fikir dia mengkhawatirkanku ? tidak bukan ? dia bahkan tak pernah ada saat masalah ini muncul” tambahku

“haaaah bagaimana bisa 2 orang yang saling mencintai menyakiti hati mereka sendiri” ujarnya dengan wajah kesal

“HaeMin ah,, jangan menangis lagi appamu mungkin akan marah padamu kalau kau terlihat buruk” ujarnya lagi

Aku berhenti menangis dan entah kapan eomma datang, dia memberikanku tissue

“ayo, ini sudah saatnya” ujar eomma

Kamipun melangkah pergi menuju calon suamiku , ‘calon suamiku ? aku bahkan sama sekali tak mencintainya’ gumamku

Dia sudah disana, sekarang tinggal aku yang maju ke depan mimbar bersama appa

“tersenyumlah” ujarnya

“moodku sedang buruk jangan paksa aku” jawabku

*setelah samapai*

“kepada pengantin lelaki silakan memasangkan cincin di jari pengantin wanita”

“aaah aku benci ini” gumamku dalam hati

“Hentikan !“ teriak seseorang lalu menarikku ke pelukannya

[TO BE CONTINUED]

[FANFICTION] THIS TIME IS OVER ? MOLLA // CHAPTER 2

523497_3653808233058_338039015_n

siapa yang udah pernah baca ff Only Learn Bad Things sama Only One ?

yeap ini dia sequelnya.. sequel yang mungkin terakhir atau maybe bakal ada lanjutannya lagi o.o?

so don’t miss it !!

Don’t be silent readers guys =)

Author : Wilhelmina Winnie (Kim In-Young) as Kim HaeMin

Main Cast :

– Kim Hae-Min

– Lee Sandeul

– And Another cast

Genre : Romantic (maybe)

[preview chap 1]

Aku mengelilingi tempat itu tiba2 dia menarikku
“kemarilah, adikku sangat menyukai boyband korea lagu apa yang bagus ?”
“adikmu menyukai boyband korea ?” tanyaku
“iya, dia bahkan mempelajari bahasa nya”
“kau tau sahabatku benar2 pencinta Kpop tidak semua hanya beberapa yang dia kenal sebenarnya”
“benarkah ? ajari aku beberapa bahasanya”
“kata apa ?”
“hmm cinta ?”
“saranghae..” jawabku
“Hae Min..” tiba2 seseorang memanggilku
Hae Min Pov End

 

Sandeul Pov
Aku baru sampai di hotracks seperti biasa kami kemari untuk mengadakan fansiging tapi . yeoja itu… siapa yang bersama dengan dia segala pertanyaan muncul dari kepalaku apa dia memang yeoja itu ? Hae Min ?
“bersiaplah setengah jam lagi kita akan mulai” ucap noona
Tapi aku pergi melihat dia
“kau mau kemana ?” tanya jinyoung hyung menahanku
“ani, aku mau pergi ke air sebentar..” jawabku
“tempat istirahat kita juga ada kenapa harus disini ?”
“hanya sebentar saja.” Jawabku lalu pergi
“saranghae” ucapnya setelah aku sampai di dekatnya
“Hae Min” ujarku masih shock dengan apa yang dia katakan tadi
“kaaaa..kaau” jawabnya seperti bena2 kaget melihatku
“apa yang kau lakukan ?” tanyaku
“apa yang kau katakan tadi ?” tanyaku lagi dengan nada tinggi
“kau mengatakan cinta pada oranglain ?” tanyaku semakin kesal
“apa maksudmu ?” tanyanya dengan nada kesal
“haaah karna dia bule jadi kau mendekatinya ? kau mencintainya ? apa aku masih kurang untukmu ?” tanyaku tak kuat menahan emosi
“berhenti mengangu kekasihku !” ucap namja itu itu sambil memukul ku hingga terjatuh
“kau tidak apa2 ?” tanya hyung manager yang tiba2 datang
“ayo kita pergi” ujar Hae Min lalu menarik namja itu
Sandeul Pov End

Hae Min Pov
“Hae Min” tiba2 seseorang memanggilku
“kaaaa..kaau” aku melihatnya kaget
‘orang yang sudah lebih dari 2 minggu kini ada di hadapanku ?’ gumamku
Ingin rasanya aku memukulinya atau menjambak rambutnya tapi
“apa yang kau lakukan ?” tanyanya
“apa yang kau katakan tadi ?” tanyanya lagi dengan nada tinggi
“kau mengatakan cinta pada oranglain ?” tanyanya semakin kesal
“apa maksudmu ?” tanyaku dengan nada tak kalah kesal
“haaah karna dia bule jadi kau mendekatinya ? kau mencintainya ? apa aku masih kurang untukmu ?” tanyanya dengan muka merah aku tau dia benar2 marah saat ini
“berhenti mengangu kekasihku !” ucap James sambil memukul nya hingga terjatuh
“kau tidak apa2 ?” tanya oppa manager yang tiba2 datang
‘untunglah oppa datang’ gumamku dalam hati
“ayo kita pergi” ujar ku lalu menarik lengan james kasar
“siapa dia ?” tanyanya
“bukan siapa2 jangan ikut campur urusan kami, dengar aku tak menyukai saat kau memukulnya” jawabku kesal
“kenapa ? kau yang akan jadi tunanganku, kita akan segera bertunangan” ucapnya
“jangan pernah mengatakan hal bodoh seperti itu ! aku bukan kekasih mu !” bentakku lalu memberhentikan mobilku dan menyuruh dia keluar
“jangan tinggalkan aku !!” teriaknya sambil mengejar mobilku

*.*.*.*.*.*.*.*.

Aku menghentikan mobilku di jalan
“kau megatakan cinta pada orang lain ?”
“aku tidak mengatakan cinta padanya aku hanya mengajarinya bahasa korea” teriakku
“aku juga tidak melakukan apa2 aku hanya menemaninya, apa aku salah ? lalu bagaimana dengan kau sendiri kau hilang dan tak memberiku kabar sama sekali” bentakku sambil menangis
Pertanyaan itu selalu terpikirkan di kepalaku
Entah berapa lama aku disini sampai suara handphone ku berdering
“Yeoboseo” jawabku
“Kau ada dimana ?” Tanyanya
“Di jalan” jawabku tak bersemangat
“Apa yang kau lakukan ? Kau meninggalkan james di tengah jalan ? Apa kau lupa dia tak tau jalan ? Beruntung appa yang menemukannya”
“Mianhae appa, tadi aku ada urusan yang tak bisa aku tinggalkan”
“Apa urusanmu lebih penting ? Cepat pulang dan hibur dia !” Bentaknya lalu mematikan telfonnya
‘Kau lihat ? Aku benar2 menderita sekarang’ gumamku
‘Aku benar2 membencimu kali ini Lee Sandeul !!’ Tambahku lalu mengendarai mobilku sekencang2 nya

“Aku pulang” ujarku
“Bersiaplah kita akan pergi makan malam bersama keluarga james” ujar appa ketus
“Ne” jawabku
Entah kenapa, aku rasa appa benar2 serius menjodohkan aku
“Hae Min ah, kalau kau jadi menikah dengan james, proyek kerja appa akan sukses” ujar appa

Aku hanya terdiam mendengarkan perkataannya yang tak penting bagiku

‘jadi dia mengggunakan ku sebagai alat proyeknya ? keterlaluan !’ gerutuku dalam hati

Sesampainya kami disana,, kami langsung memesan makanan

 

“aah sepertinya ada shooting disini” ujar ajhussi itu

“benar” jawab appa dan semua perhatian pun mengalih pada mereka termasuk aku

Ku tatap namja itu penuh kebencian, dan dia sedikit kaget melihat aku ada disini juga

Tatapannya seolah bertanya “apa yang kau lakukan ?”

DREEEEEEEEEET

Getaran handphoneku menyadarkan aku, sebuah pesan teks dari namja jelek itu

“Hae Min ah, apa yang kau lakukan disini ?”

‘apa pentingnya untukmu ?’ tanyaku dalam hati, tanpa membalas pesannya

DREEEET handphoneku lagi

“eonni ?” tanyaku kaget lalu mengangkat telfonnya

“ne eonni , waeyo ?” tanyaku

“Hae Min ah, tadi aku melihatmu disini sandeul menanyakannya tapi kau tak menjawabnya”
“aaah ne aku juga melihatnya”

“lalu namja itu ? aku ingat dia yang memukul sandeul tadi”

“soal itu, mianhae eonni”

“gwaenchana utunglah tak ada luka parah”

“hem”

“siapa dia ?”

“aku ingin sandeul sendiri yang menanyakannya langsung padaku” jawabku

“ahya ada yang ingin aku bicarakan lagi sebenarnya bisakah kita bertemu besok ?”

“dimana ?”

“di Soundwave Incheon kebetulan B1A4 mengadakan fansiging disana jadi kita ada waktu untuk bicara sebentar”

“baiklah aku akan kesana”

“jam 5 sore”

“ne..”

“sampai bertemu besok.”

“ne annyeong”

“annyeong” jawabku mengakhiri telfon kami

“hae Min ah, besok kita ada rencana untuk pergi mengerjakan proyek kami, kau bisa menemani james kan ?” tanya appa

“tapi aku dan Hae Ra ada tugas, tugas kami belum selesai dari kemarin”

“ajak saja dia”

“baiklah” jawabku pasrah

 

@Soundwave Incheon

“eoni, mianhae aku terlambat” sapaku

“gwaencahana, duduklah” jawabnya

“soal berita itu aku benar2 minta maaf”

“gwaenchana eoni..”

“tapi karna berita itu hubungan kalian jadi sedikit renggang”

“tidak juga” jawabku walapun sebenanya iya

“aah beberapa hari ini entah kenapa nafsu makan sandeul berkurang, kau tau itu ?”

“jinjja ?”

“ne, bahkan kesehatannya menurun, apa kalian ada masalah..?”

“molla”

“wae ?”

Hae Min Pov End

 

Sandeul Pov

“hyung apa kau melihat handphoneku ?” tanyaku

“ani, memangnya dimana kau menyimpannya”

“tadi aku memegangnnya tapi sekarang entah dimana”

“jinyoung hyung kau melihatnya ?” tanyaku

“sepertinya ada di noona, yang lain juga begitu” jawabnya

“aiiish, dimana dia ?”

“tadi dia bilang pergi makan di sebrang”

“baiklah aku pergi dulu”

Aku pun pergi ke tempat makan di sebrang sana

“aaah itu dia” gumamku

“noona..” sapaku

“Hae Min” tambahku kaget melihat dia disini juga

“wae ?” tanya noona, tapi aku tetap melihat Hae Min

Tiba2 seseorang memanggil hae Min

Dia pun mulai berdiri dan aku mencoba menahannya

“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu” ujarku sambil menahannya pergi

“temui aku besok di taman kemarin” jawabnya lalu pergi

Sandeul Pov End

Hae Min Pov

“noona..” terdengar suara yang aku kenal saat aku bicara dengan eoni

‘namja ini’ gumamku dalam hati

“Hae Min” ujarnya melihatku

“wae ?” tanya eoni

“Hae Min” panggil james dari jauh

Aku bangkit dari tempat dudukku untuk pergi

“ada yang ingin aku bicarakan denganmu” ujarnya menahan lenganku

“temui aku di taman kemarin” jawabku dingin mencoba tegar

‘aku rasa aku harus menyelesaikan ini semua, aku ingin meyakinkan ini sudah benar2 berakhir’ gumamku dalam hati

 

@Taman

Aku sampai di taman dimana kami sempat bertengkar aaah bukan dimana dia memberitahu soal berita itu

‘namja itu sudah datang’ gumamku dalam hati

Aku berdiri di samping nya mencoba menyadarkan kehadiranku

“kau sudah datang ?” tanyanya aku hanya terdiam

“wae ? sombong sekali tapi… aku sudah lama tak melihatmu seperti itu, omonganmu yang ketus jutex dan seperti tidak memiliki perasaan aaah sudah lama juga kita tidak bertengkar” ujarnya

‘aiiiish apa dia tidak tau aku benar2 marah saat ini ?’ tanyaku dalam hati

“ada apa ? apa yang ingin kau bicarakan ?” tanyaku dingin

“aku benar2 kesal padamu !” gerutunya

“kenapa ? apa aku melakukan yang salah ?” tanyaku tetap dingin padanya

“ne, kau tak pernah membalas pesan teks ku, kau tau ? setiap malam setelah menyelesaikan scheduleku aku mengirimi pesan tapi kau tak pernah membalasnya”

“apa maksudmu pesan ? aku tak pernah menerimanya jangan pernah berbohong !” gerutuku kesal

“sungguh aku benar2 mengirimu pesan apa kau tidak menerimanya ?” tanyanya

“apa semua pesanku tak terkirim ? tapi jelas2 tertulis terkirim” tambahnya

“terserah apa katamu, lalu apa maumu ?”

“satu lagi, siapa yang memukuliku kemarin ? apa dia saudaramu ?” tanyanya balik

“kau tau ini sudah hampir sebulan aku benar2 merindukan yeojaku sekarang” tambahnya

“huh, yeojamu ? siapa yang kau maksud dengan yeojamu ?” tanyaku ketus

“hmm Kim Hae Min, dia yeojaku” jawabnya tersenyum

“aku sudah bukan yeojamu lagi”

“apa maksudmu ?”

“kau tau aku sudah di jodohkan dengan orang lain ?” tanyaku kesal dan dia mulai bingung

“huh, jelas saja kau tak tau, bagaimana mungkin kau bisa tau, saat aku menelfonmu saja kau tak mengangkatnya” jelasku ketus

“apa ? jadi panggilan itu ?”

“yaaak panggilan itu tepat saat appa memberitahku untuk menjodohkanku”

“apa ini ? kenapa seperti ini, bukankah appa tau kau kekasihku ?” tanyanya

“dia takkan menjodohkanku kalau saja berita putus kita tidak pernah ada” jawabku kesal

“dan namja kemarin, namja yang memukulimu dia yang di jodokan denganku, kau puas sekarang ?” tambahku

“saat itu aku hanya butuh kau untuk menjelaskan apa yang terjadi, tapi kau seperti tidak perduli” tambahku lagi

“mianhae, aku benar2 tidak tau” jawabnya

“percuma, semuanya sudah berakhir” ucapku lirih

“aku akan menjelaskan pada appamu apa yang terjadi”

“kau fikir itu masih penting ?” tanyaku kesal

“aku takkan membiarkan semuanya seperti ini”

“mianhae HaeMin ah” tambahnya lalu berniat menciumku tapi aku berbalik darinya

“bagaimana kalau aku membiarkannya ? appa mungkin benar, kau tak seserius itu denganku”

“wae ?”

“kau lebih mementingkan menjadi seorang yang sangat di kenal .. hah, sepertinya dunia kita memang berbeda”

“anio, aku tidak seperti itu “

“aku tau..” jawabku lalu pergi

‘benar bukan ini sudah berakhir ? bahkan dia tidak berusaha mempertahankannya’ gumamku lalu menangis

Satu persatau air mataku terjatuh

Saat aku hendak membuka pintu mobilku , Seseorang menarik lenganku membuatku memeluknya

“aku akan mengatakannya” ujarnya

“aku akan mengatakan kalau aku benar2 serius padamu” tambahnya

“kalau saja berita itu tak pernah ada” tangisku

“mianhae, jeongmal mianhae”

“kau keterlaluan kemana saja kau sebenarnya huh ?” bentakku sambil menangis dan memukuli dadanya

Aku melepaskan pelukan kami

“kau boleh memukulku hingga kau puas” ujarnya membuatku berhenti

“kenapa ? kenapa kau selalu seperti ini ? kau selalu bersikap tak peduli padakau !” bentakku

“siapa yang tak peduli padamu ?”

“kau !”

“setiap malam aku mengirimimu pesan teks apa kau tak menerimanya ? aku bahkan menelfonmu tapi kau tidak mengangkatnya, kau fikir aku berbohong ?”

“kau tidak bohong ?” tanyaku

“kau masih belum percaya ?” tanyanya balik

“baiklah aku percaya” jawabku pasrah

Tak ada pembicaraan lagi setelah pertengkaran itu

Lalu aku mulai mengingat obrolanku dengan eoni kemarin

“apa kau makan dengan baik beberapa hari ini ?” tanyaku

“sangat baik” jawabnya sedikit dingin

“kau yakin ? tapi kau terlihat kurus”

“jinjja ? aaah kenapa noona tidak bilang padaku ya ?”

“heem benar bukan kau pasti kurang makan”

“aniaa aku makan dengan sangat baik”

“tapi yang aku dengar kesehatan mu menurun”

“mwo ? dari mana kau tau itu ?”

“ahaha ternyata benar” ujarnya tertawa kecil

“bagaimana denganmu ?” tanyanya

“tidak terlalu baik, nafsu makanku berkurang beberapa hari ini”

“wae ? apa karna masalah ini ?”

“anio, bukan hanya itu tapi karna yang lainnya juga, apa kau mau makan ?”

“aaah aku merindukan makanan bibi waktu itu”

“kita tidak akan kesana”

“wae ?”

“aku yang akan memasakanmu makanan bagaimana ?”

“baiklah..”

*kami pun sampai di sebuah tempat*

“dimana ini ?” tanya namja ini

“rumah Hae Ra” jawabku

“mwo ?”

“wae ? kau tidak mau makan ?, aku tidak mau mengajakmu pulang kerumah, eomma dan appa pasti akan marah” jawabku sambil membuka pintu

“bagaimana kau tau kunci nya ?”

“kalau aku sedang dalam masalah dulu aku sering kemari”

“aaah itu sebabnya kalian sangat dekat”

“anio, kita dekat dari kecil”

“aku tau” jawabnya

Aku pergi ke dapur dan mulai memasakkan sesuatu, sedangkan dia melihat sekitar ruangan

“disini banyak sekali foto kalian berdua” ujarnya

“apa yang kau masak ?” lanjut tanyanya

“sup” jawabku

“aaah.. biarkan aku membantumu”

‘seperti ini, seperti kami tak memiliki satu masalahpun, dia bahkan terlihat sangat senang’ gumamku

“wae ?” tanyanya melihatku aneh

“mwo ? anioo” jawabku gugup

“lusa, temui aku di dorm ne ?”

“mwo ? ada apa ?” tanyaku

“aniaa hanya ingin memintamu datang saja”

“aiiish kau ini” kesalku

“ini seperti saat itu” ujarnya

“saat itu ?” tanyaku bingung

“heem, saat aku menelfonmu dan berkata ‘kau datang ke dorm atau aku yang datang padamu haha”

“aku tidak mau melakukannya”

“tapi akhirnya kau datang” ujarnya sambil tersenyum merasa dia pemenangnya

“yaak dan kau mengacuhkan begitu saja !” kesalku

“tidak begitu, itu hanya sebuah trik ?”

“mwo trik ? aiish bebek ini”

“tapi trik itu benar2 berhasil bukan ?” tanyanya menatapku tersenyum

“terserah kau saja” acuhku

*aigoo kenapa dia menatapku seperti itu* gumamku dalam hati

Masakan kami pun siap, kami segera pindah ke meja dan mulai makan, dia makan dengan sangat lahap seperti tak pernah makan banyak sebelumnya

“wae ?” tanyanya mengagetkanku

“kau tak mau makan ?” tanyanya lagi

“apa kau belum makan sejak pagi ?” tanyaku balik

“aku sudah makan tadi pagi” jawabnya terlihat gugup

“lalu ?” tanyaku

“lalu apa ?”

“kau makan sangat lahap, kau seperti tidak makan sama sekali, pipimu bahkan terlihat kecil”

“jinjja ? aaah pasti karna aku kurang makan kemarin2”

“aaah benar bukan kau bahkan tak bisa berbohong” jawabku

Aku kembali terdiam menatap makannaku, entah apa yang akan terjadi besok atau lusa atau hari yang akan datang apa kita masih bisa seperti ini ? pikirku *Author Galau*

“aaaaaaaaaaaaaa” sebuah sendok mengampiri mulutku aku langsung melahap makanan yang ada di sendok itu

“makanlah yang banyak, aku tak mau melihat yeojaku ini jatuh sakit” ujarnya membuatku tersenyum

“arraseo, kau selalu mengatakannya padaku” jawabku lalu makan

“HaeMin ah~”

“ne ?” tanyaku

“jangan terlalu memikirkannya”

“mwo ?” tanyaku bingung

“selama ini kau selalu memikirkan masalah ini sendiri, aku tak mau melihatmu seperti itu lagi.. mulai sekarang masalah apapu kau harus memberitahukan aku, sesibuk apapun aku akan mendengarkan mu.. arraseo ?” ujarnya panjang lebar

“ne oppaaaaa~~” jawabku kembali tersenyum padanya

Setelah kami selesai makan kami segera keluar, karna oppa manager sudah menunggunya di luar..

Aku mencoba meyakinkan diriku sendiri semuanya akan baik2 saja setelah ini

Esoknya setelah pulang kuliah aku langsung pergi ke dorm B1A4

“annyeong” sapaku saat masuk, ternyata semua member sedang ada disini

“hae Min ah~ kau duduk disini”

“mwo ?” tanyaku bingung

‘apa yang akan dia lakukan’ gumamku dalam hati

Tiba2 seseorang keluar dari kamar bersamaan dengan di nyalakannya lagu 2NE1 I’m The Best membuatku tertawa terbahak

“yaaaak baro apa yang kau lakukan !!” teriakku sambil terus tertawa

Dia datang dengan dua pita di dada dan memakai topi, satu lagi dia membawa hair dryer membuatku tertawa ..

Tak lama sandeul keluar seperti santa clause

‘aigoo dia bilang, dia kekasihku ? aku bahkan malu mengatakannya..‘ gumamku

Selang beberapa detik gongchan pun keluar ini membuatku teringat saat dia berada dalam fashion show, dan saat dia membelakangiku dia menyelipkan gantungan baju di punggungnya

‘aaah jinjja, kenapa dia bisa segila ini..‘ gumamku

Sama dengan Baro dia mengambil hair dryer dan melilitkan talinya di lehernya lalu bergaya2 membuatku tak bisa menahan tawaku

Tak lama datang jinyoung oppa, dia memakai kacamata besar dan membawa sebuah keranjang

Kemudian mereka ber-empat pun berpose ria

(Author : liat detailnya disini :https://www.youtube.com/watch?v=DBalhWGGAkU )

Setelah selesai sandeul menghampiriku

“bagaimana ? apa kau senang ?” tanyanya

“oppa apa yang kau lakukan ?” tanyaku manja sambil tetap tertawa

“aku hanya ingin melihatmu seperti ini, tetap tersenyum dan tertawa seperti ini” jawabnya

“apa-apaan kau ini” ketusku, tapi dia hanya tersenyum padaku

“HaeMin ah~ aku harus bersiap sekarang” ujarnya

“arraseo, kau ada schedule bukan ?”

“kau tidak apa pulang sendiri ?” tanyanya meyakinkan ku sebelum pergi

“gwaenchana, aku sudah biasa pulang sendiri” jawabku

“oppa.. aku pulang dulu” seruku

“ne” jawab mereka

Aku sampai di rumah ‘sepertinya eomma dan appa sedang pergi keluar’ gumamku aku melihat secarik kertas di temple di pintu lemari es

“appa dan eomma pergi untuk makan malam bersama keluarga james, seharusnya kau ikut bersama kami, tapi kau tak bisa di hubungi.. kau ini memalukan kami saja !”

“apa ini ? memalukan kami saja ? yang benar saja, aku bahkan sama sekali tak menyukai bule itu” ujarku lalu meminum air segelas dan masuk kamar untuk tidur

21.00PM KST

Aku terbangun dari tidurku ada suara bsik2 di kamar sebelah sepertinya eomma dan appa sudah pulang, aku melangkahkan kakiku menuju dapur untuk mengambil segelas air

“HaeMin” terdengar suara sepintas di telingaku

“apa mereka mebicarakanku ?” tanyaku dalam hati dan mencoba mendengarkan apa yang mereka bicarakan

[TO BE CONTINUED]